Kami berprinsip, membahagiakan orang lain alangkah lebih baik jika kami pun bahagia melakukannya. Jika kami ikhlas dan tidak terpaksa melakukannya. Jika tindakan itu tidak menghilangkan arti kami sebagai seorang manusia. Percuma dong kami repot-repot membahagiakan orang lain, tapi kami cuma dapet nilai dosa? Jadi, kami kayak pedagang ya, gak mau rugi? Bisa jadi, bisa jadi!..  Kalau kami ikhlas dan bahagia saat membahagiakan orang lain, insya Allah ada nilai ibadahnya dong? Dapet pahala, kan? Hidup itu singkat masbro, mbaksis… Kapan lagi mau ngumpulin pahala? *tsaaaaaah* Gitu aja sih kami mikirnya. Btw jangan salah, setiap pedagang memang gak mau rugi, tapi ada kalanya dia harus rugi, untuk mendapatkan untung besar di kemudian hari, betul tidakkk? Misalnya, dengan membantu meringankan beban orang lain dan mereka merasakan manfaatnya, lalu kamipun mendapat pahala. Insya Allah, Allah memudahkan urusan-urusan kami. Atau dengan tindakan-tindakan lain yang juga tak kalah manfaat dan pahalanya.
Dan bukankah hadits Rasulullah (riwayat Thabrani & Daruquthni) menyebutkan bahwa, “… Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia ?

Lalu sekarang kita merenung ........ Dimanakah kita bisa mendapatkan kebahagiaan? Jawabannya adalah dimana saja. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan kebahagiaan. Salah satunya adalah dengan cara membahagiakan orang lain. Ketika rasa bahagia yang berasal dari diri kita itu bernilai seratus, maka rasa bahagia yang berasal dari orang lain itu bernilai dua kali lipatnya.
Siapa yang tidak senang ketika melihat orang lain merasa bahagia? Setiap manusia memiliki keterikatan, meskipun mereka tidak saling kenal. Bayangkan saja seolah-olah ada kabel tidak terlihat yang terhubung antara orang yang satu dengan yang lain. Ketika melihat seseorang terkena musibah, orang-orang yang mengetahui hal tersebut akan ikut merasakan kesedihannya. Hanya orang sirik yang bahagia ketika orang lain merasa sengsara.

membantu berjualan buah-buahan
Sebagai manusia yang hidup, kita tentu ingin tinggal di dalam lingkungan yang penuh dengan kegembiraan, canda, tawa, dan senyuman. Dengan berada di dalam lingkungan yang bahagia, maka kita pun akan ikut merasakan bahagia. Rasa bahagia ini memiliki dampak sistemik, dimana kelak
kita juga bisa membuat orang lain bahagia dengan menjadi bahagia. Kebahagiaan pada orang lain, tidak selalu muncul begitu saja. Kita bisa saja membuat kebahagiaan itu sendiri, yaitu dengan cara
membantu orang di sekitar kita, menyapa, mengajak bicara, bercanda, membuat kejutan yang menyenangkan, dan lain sebagainya. Bentuk perhatian tulus dan wajar yang kita berikan selalu dapat
membahagiakan orang lain. Meskipun tak berbalas, rasa bahagia itu akan tetap bernilai besar. Tentu saja akan lebih lagi ketika orang lain melakukan hal yang sama kepada kita.

membantu membawa batu bahan bangunan
Kawan, Mengisi kehidupan dengan hal-hal yang membahagiakan akan membuat hidup kita lebih berarti. Karena sesungguhnya itulah makna kehidupan, yaitu menciptakan kebahagiaan-kebahagiaan kecil untuk suatu kebahagiaan besar. Kita tidak akan pernah mengetahui seberapa besar kebahagiaan itu nantinya. Namun, percayalah bahwa rasa bahagia yang paling besar adalah berasal dari ketulusan dalam membahagiakan orang lain. Sudahkah Anda membahagiakan orang di sekitar Anda?
membantu membuat ketupat



Hari yang cerah saat itu, tepatnya hari kamis tanggal 18 september 2014, kami, mahasiswa sekolah bisnis umar usman di rencananakan akan mengikuti acara membuat dream book yang akan dismapaikan oleh mas Andy Setyawan alias mr.praka.  Acara di awali dengan briefing dengan tim manajemen sekolah bisnis umar usman dan dilanjutkan membaca al-quran surah ar-rahman secara bersama-sama. Mas Andy Setyawan adalah seorang pengusaha lulusan dari humaniora universitas indonesia, beliau kemudian melanjutkan S2 di universitas yang sama. Beliau memiliki usaha di bidang fashion yang mempunyai pasar kalangan atas.
DI awal acara, beliau menyampaikan profil beliau dan dilanjutkan tentang arti sebuah mimpi. Mimpi adalah sesuatu yang berhak dimiliki oleh seseorang agar hidupnya lebih tertata untuk mencapai masa depan yang cerah. Beliau juga mengajarkan kami tentang tata cara atau etika dalam kehidupan sehari0hari, salah satunya adalah bagaimana dalam bersikap duduk yang mempunyai etika ?, bagaimana cara mengambil sebuah pena atau pulpen yang jatuh?.  Setelah itu beliau menampilkan sebuah slide. Slide itu berisi potongan lirik sebuah lagu. Kemudian beliau menantang kami para mahasiswa umar usman. Bagi siapa yang mengetahui penyanyi, judul, irama dari lirik tersebut maka akan mendapatkan voucer belanja gratis di praka. Kami tentu sangat antusias melakukannya, tetapi tak ada satu pun dari kami yang tahu lirik itu.
Setelah mengetahui tak ada satu pun dari kami yang tahu lirik tersebut beliau  memutar lagu tersebut dan memberi tahu lagu tersebut. Lagu tersebut adalah lagu kriss allen yang berjudul no boundiries. Beliau mengatakan bahwa setiap orang dari kami harus mempunyai lagu tersebut di handphone, smartphone kami karena lagu tersebut mempunyai arti yang sangat luar biasa dan bis menyemangati kami para mahasiswa umar usman.
Masuk ke materi beliau menyampaikan bahwa dalam membuat mimpi seseorang akan terbiasa memenage waktunya agar tercapai mimpi yang dia inginkan. Namun terkada dalam membuat mimpi banyak diantara mereka yang melupakan sesuatu yang sangat penting dalam membuat sebuah mimpi. Beliau mengatakan bahwa dalam kehidupan sehari-hari waktu terbagi dalam lima kelompok. Kelompok pertama adalah masa lalu yakni masa yang sudah lama berlalu, kemudian yang kedua adalah masa yang baru saja berlalu, masa ini yang banyak dilupakan oleh orang banyak sehingga mereka gagal dalam membuat mimpi. selanjutnya yang ketiga adalah masa kini atau masa sekarang yaitu masa yang sedang dijalani oleh seseorang. Kelompok yang keempat adalah masa esok hari, dan yang terakhir adalah masa depan.
Pada sesi kedua, kami mahasiswa umar usman di ajarkan membuat dream book. Dalam membuat dream book kami disuruh menulis kelebihan dan kekurangan kami agar bisa diperbaiki di masa depan.




Sebagaimana hadist Rasulullah “Ajarkanlah anak-anakmu Berkuda, Berenang dan Memanah”. Maka, pada hari ini (Senin, 15 Sept 2014) kita akan mempelajari 1 dari 3 hal yang dianjurkan oleh Rasullullah tersebut. Dan seperti yang dijanjikan oleh tim manajemen, hari ini kita akan belajar bersama para anggota militer boss.. kita juga akan diajari cara menembak bro ! hohoho, tapi ilmunya bukan buat kita jadi sok jagoan yaak ! kalo kata komandannya, seharian kita akan dibina dan hal yang  yang paling penting yang perlu kita ambil pelajarannya adalah tentang SOLIDARITAS. Setuju banget tu pak ! Kita nggak bisa hidup sendiri melainkan butuh bantuan orang lain, siapapun dan dimanapun kita berada. Nah, oleh sebab itu jangan sampai kita membiarkan teman kita atau orang-orang diseliling kita yang mengalami kesulitan. Oleh karena itu hendaknya kita selalu memupuk rasa kesetiakawanan dan  loyalitas sebagaimana kita menjalankan perintah agama yakni menjaga hubungan kita terhadap ALLAH (hablum minallah) serta menjaga hubungan dengan sesama manusia (hablum minanaas). 
BRIEFING MORNING…
Okelah, mari kita ulangi Yel-Yel yang begitu melekat diingatan kita…hehe
TNI                 :  SEMANGAT PAGI !! (2X)     
BOS-BOS       :  PAGI PAGI PAGI !! (3X)
TNI                 :  ADAKAH UMAR USMAN DIDADAMU ? (2X)          
BOS-BOS       :  ADA ADA ADA !
TNI                 :  DIMANA ?
BOS-BOS       :  INI DIAA (nunjuk diri sendiri) !
TNI                 :  CHECK SOUND…
SEMUANYA :  IIIHAAA :D
                    

Saat itu baru sekitar pukul 10 pagi, namun panasnya matahari sangat terik dan menyegat dikulit. Cocok banget dah buat yang lagi program nge-gosongin kulit ya bos, ahahaha (abisnya udah item siih). Meskipun panas dan harus berjemur, tapi tidak mengurangi semangat kami untuk dibina oleh para bapak komandan militer. Maaf sebelumnya ya pak komandan kalau saya salah menyebutkan titelnya, soalnya kan banyak banget tu ya tingkatannya, dan kesilapannya saya lupa. Hehe
Sesi Pertama. Dimulai dengan tata cara dan gerakan dasar baris berbaris yang lazim kita lakukan sejak masih SD, namun sayangnya masih banyak diantara kita yang belum bisa melakukannya dengan benar. Berikut ini hanya gambaran secara umum saja. Gerakan dasar tersebut antara lain sbb :
1.      Sikap berdiri sempurna, aturan pelaksanaannya :
·         Posisi badan tegak lurus dengan dada dibusungkan ke depan
·         Tangan tergantung lepas di kiri kanan jaritan celana / rok
·         Tangan mengepal seperti memeras santan
·         Pandangan lurus ke depan
·         Berat badan bertumpu pada kedua kaki
·         Kedua ujung tumit dirapatkan membentuk sudut kurang lebih 45o

2.      Istirahat
·      Pada saat aba-aba pelaksanaan kaki kiri di geser ke samping kiri sejajar bahu kurang lebih 30cm
·      Tangan kiri menggenggam pergelangan tangan kanan yang mengepal dan diletakkan di atas ikat pinggang.
·      Badan tidak bergerak

Catatan : istirahat terbagi 2
1.      Istirahat biasa. Sama dengan petunjuk diatas
2.      Istirahat parade, parade tidak boleh menoleh kemana pun ,pandangan tetap terkonsentrasi ke depan ( TIDAK BOLEH BERGERAK) posisi tangan berada diatas ikat pinggang tepat dilekukan pinggang dengan dada di busungkan ke depan seperti sikap sempurna.

3.      CARA MEMBERI HORMAT
·         (dengan topi) tangan dengan cepat diangkat dan diletakkan di ujung topi yang kita gunakan .Siku tangan kanan diserongkan ke depan kurang lebih 15o , jari-jari dirapatkan dan telapak tangan serong ke bawah.
·         (tanpa topi) sama seperti nomor 1 hanya saja ujung jari tengah kita berada dipelipis.
·         Posisi badan sama seperti sikap sempurna.

4.       Jalan ditempat
·         Gerakan dimulai dengan mengangkat kaki kiri
·         Paha diangkat rata-rata air
·         Posisi badan tegap seperti sikap sempurna
5.      Langkah Tegap dan Langkah Biasa.

Sesi Kedua. Disesi ini kita perkenalkan tentang kesatuan militer secara umum.
Komando Daerah Militer atau disingkat dengan Kodam mempunyai pengertian sebagai Komando Utama Pembinaan dan Operasional Kewilayahan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD). Kewilayahan disini merupakan daerah pembinaan dan operasional militer dalam tingkat satu atau dua provinsi bahkan lebih yang menjadi kewilayahannya, penentuan satu dan beberapa provinsi itu tergantung dari situasi dan kondisi dari letak geografisnya serta keberadaan tingkat kerawanan dalam masyarakatnya. Setiap Kodam didukung dengan satuan-satuan tempur dan bantuan tempur dalam bentuk Brigade, Batalyon, Detasemen atau Kompi dan salah satu satuan tempur tersebut adalah Batayon Zeni Konstruksi (YONZIKON). Yonzikon ini terbagi lagi menjadi beberapa bagian dan salah satunya yang cukup besar yaitu Yonzikon 13 yang terletak di Srengseng Sawah – Jagakarsa (Jakarta Selatan). Batalyon konstruksi ini terdiri atas pasukan ahli pembuat jembatan penyebrangan, ahli mendirikan rumah baik untuk kondisi darurat maupun permanen. Oleh sebab itu pasukan-pasukan tersebut selalu cepat dan tanggap untuk memberikan bantuan pada saat kondisi bencana baik didalam maupun luar negeri.




Zeni AD satuan yang berperan vital melaksanakan fungsi teknis militetr
Direktorat Zeni Angkatan Darat (disingkat Ditziad) merupakan salah satu Badan Pelaksana Pusat di tingkat TNI Angkatan Darat, yang bertugas pokok membina dan menyelenggarakan fungsi Zeni dan Nubika TNI AD dalam rangka pelaksanaan tugas pokok TNI AD. Zeni sebagai salah satu kecabangan di dalam TNI AD mempunyai kemampuan melaksanakan fungsi teknis militer Zeni, baik di daerah pertempuran maupun daerah pangkalan, sehingga Satuan Zeni AD dapat diklasifikasikan sebagai satuan bantuan tempur dan satuan bantuan administrasi.
Sejarah

Selama perjalanannya, Zeni Angkatan Darat turut berperan dalam berbagai penugasan. Periode 1945-1950. Ditziad ikut berperan dalam pertempuran-pertempuran saat merebut Kemerdekaan Republik Indonesia, mempertahankan Proklamasi 17 Agustus 1945 saat agresi Belanda I dan II, dan penumpasan pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948. Periode 1951-1960

Operasi Seroja di Timor-Timur
Tugas-tugas internasional antara lain Kontingen Garuda IV, V, VI, VII, VIII, XII, dan XIV.
Satuan Zeni, Pusdikzi TNI-AD dan sejarah singkat Pendidikan
Pusdikzi (Pusat Pendidikan Zeni) TNI-AD sebagai Penyelenggara pendidikan Zeni AD sudah memulai kiprahnya sejak tahun 1945 (termasuk merupakan Korps tertua di jajaran TNI AD ), dengan dimulainya Sekolah Genie di Batujajar pada tanggal 2 Nopember 1945 oleh Achdiyat Soeparmadi. Sekolah Genie ini menggunakan pelatih dari eks sersan-sersan KNIL, adalah Kapten Adam untuk membentuk Batalyon Genie Pionir dengan para pelatih dan Siswa sebagai tenaga intinya. Sayang, akibat eskalasi peperangan semakin meningkat mengakibatkan situasi dan kondisi daerah tidak memungkinkan untuk mengembangkan Sekolah Genie tersebut, akhirnya sekolah Genie ini cuma berumur singkat.
Sesi Selanjutnya Pengenalan Senjata dan Cara Merakitnya
      

Untuk penjelasan detail mengenai nama serta bagian-bagian apalagi sampe berat tiap bagian nya waah saya bener-bener lupa bos. Kalo bos juga nggak tau dan pengen tau tinggal datang aja ke Yonzikon 13. Yang saya ingat cuma satu, itu produk dirakit di Indonesia alias Made In Indonesia BRO ! hehehe

Belajar langsung praktek dong !! hehehe

Sesi Selanjutnya adalah Basic Shooting Training. Nah, ini yang ditunggu-tunggu nih ! hehehe Let’s training shoot Guyss !!.. Tapi, sebelum mencoba, mari kita perhatikan terlebih dahulu instruksi agar puluru bisa tepat kena sasaran.
Karena alasan keamanan, maka peluru yang digunakan adalah amunisi hampa. Sekarang perhatikan dulu yaa cara-caaranya…
Untuk posisi berdiri membentuk kuda-kuda, dan buatlah posisi senyaman mungkin..


Ini nih media yang dijadikan sasarannya…

 
And NOW, saatnya mencoba !!
     

Itu senapan kelihataannya aja kecil bos, tapi beratnya weuuuhh !! bayangin aja ngangkat beban 5kg dengan posisi kegitu, hehe,,, tapi seru kannn ?
Sesi Selanjutnya juga nggak kalah seru nih, namanya Halang Rintang. Nah, disini sangat tiap kelompok dibutuhkan kerja sama dan kekompakannya. Karena tiap kelompok harus berhasil melewati medan ini secepat mungkin dengan membawa sebuah box yang cukup berat. Jika tidak dapat menjaga keseimbangan maka akan jatuh kebalam lubang.



WELL, mari kita mulai dengan performance kelompok pertama..
GO UMAR SATU… !!

Dan YESS ! BRAVOO !! Kami berhasil melewatinya tanpa satupun dari kami yang terjatuh..

Setelah cukup puas menikmati semua rangkaian acara, lelah dan panas tak begitu terasa karena semua bergembira menikmati tahap demi tahap acara. Dan tiba saatnya dipenghujung acara, dan pada sesi penutup ini, dikesempatan yang cukup istimewa buat kami semua, Bapak Jendral (maaf kalau salah J) langsung turut hadir disesi Renungan Suci sekaligus Evaluasi dan penutupan Acara.
      

Renungan Suci



Pesan buat bos-bos dan kita semua, sehebat apapun Negara diluar sana, tetaplah Negeri kita Indonesia yang harus kita cintai dan kita banggakan. Lakukanlah segala hal yang positif sesuai kapasitas yang kita mampu untuk lakukan. Dengan kondisi Negara kita saat ini, tidak ada gunanya saling menyalahkan. Justru kitalah generasi muda yang harus berjuang dengan belajar dan melakukan berbagai hal yang produktif,  sebagaimana Visi dan Misi kampus kita untuk berupaya bersama-sama melakukan Jihad untuk Negara ini, yakni Jihad Ekonomi. Buktikan kepada Dunia, bahwa Indonesia bisa maju dengan segala sumber dayanya, dan Islam itu adalah jalan terbaik untuk Kaya dan Berkah. Aamin Ya Rabbal ‘alamiin.. J
Utsman adalah seorang saudagar yang kaya tetapi sangatlah dermawan.Ia juga berjasa dalam hal membukukan Al-Qur'an. Ia adalah khalifah ketiga yang memerintah dari tahun 644 (umur 69–70 tahun) hingga 656 (selama 11–12 tahun). Selain itu sahabat nabi yang satu ini memiliki sifat yang sangat pemalu.
Utsman bin Affan adalah sahabat nabi dan juga khalifah ketiga dalam Khulafaur Rasyidin. ia dikenal sebagai pedagang kaya raya dan ekonom yang handal namun sangat dermawan. Banyak bantuan ekonomi yang diberikannya kepada umat Islam di awal dakwah Islam. Beliau tidak segan-segan mengeluarkan kekayaanya untuk kepentingan Agama dan Masyarakat umum.
Sebagai Contoh :
  1. Utsman bin Affan membeli sumur yang jernih airnya dari seorang Yahudi seharga 200.000 dirham yang kira-kira sama dengan dua setengah kg emas pada waktu itu. Sumur itu beliau wakafkan untuk kepentingan rakyat umum.
  2. Memperluas Masjid Madinah dan membeli tanah disekitarnya.
  3. Beliau mendermakan 1000 ekor unta dan 70 ekor kuda, ditambah 1000 dirham sumbangan pribadi untuk perang Tabuk, nilainya sama dengan sepertiga biaya ekspedisi tersebut.
  4. Pada masa pemerintahan Abu Bakar,Utsman juga pernah memberikan gandum yang diangkut dengan 1000 unta untuk membantu kaum miskin yang menderita di musim kering.
Ia mendapat julukan Dzunnurain yang berarti yang memiliki dua cahaya. Julukan ini didapat karena Utsman telah menikahi puteri kedua dan ketiga dari Rasullah S.A.W yaitu Ruqayah dan Ummu Kaltsum.
Utsman masuk Islam atas ajakan Abu Bakar dan termasuk golongan As-Sabiqun al-Awwalun (golongan yang pertama-tama masuk Islam). Rasulullah S.A.Wsendiri menggambarkan Utsman bin Affan sebagai pribadi yang paling jujur dan rendah hati di antara kaum muslimin. Diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa Aisyah bertanya kepada Rasulullah S.A.W, ‘Abu Bakar masuk tapi engkau biasa saja dan tidak memberi perhatian khusus, lalu Umar masuk engkau pun biasa saja dan tidak memberi perhatian khusus. Akan tetapi ketika Utsman masuk engkau terus duduk dan membetulkan pakaian, mengapa?’ Rasullullah menjawab, “Apakah aku tidak malu terhadap orang yang malaikat saja malu kepadanya?”
Nasab dan Sifat Fisikinya
Usman bin Affan lahir pada 574 Masehi dari golongan Bani Umayyah. Utsman bin Affan bin Abi al-Ash bin Umayyah bin Abdu asy-Syam bin Abdu Manaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luwai bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin an-Nadhr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’addu bin Adnan (ath-Thabaqat al-Kubra, 3: 53).

Amirul mukminin, dzu nurain, telah berhijrah dua kali, dan suami dari dua orang putri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ibunya bernama Arwa binti Kuraiz bin Rabiah bin Hubaib bin Abdu asy-Syams dan neneknya bernama Ummu Hakim, Bidha binti Abdul Muthalib, bibi Rasulullah. Dari sisi nasab, orang Quraisy satu ini memiliki kekerabatan yang sangat dekat dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Selain sebagai keponakan Rasulullah, Utsman juga menjadi menantu Rasulullah dengan menikahi dua orang putri beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dengan keutamaan ini saja, sulit bagi seseorang untuk mencelanya, kecuali bagi mereka yang memiliki kedengkian di hatinya. Seorang tokoh di masyarakat kita saja akan mencarikan orang yang terbaik menjadi suami anaknya, apalagi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentulah beliau akan memilih orang yang terbaik untuk menjadi suami putrinya.
Utsman bin Affan termasuk di antara sepuluh orang sahabat yang dijamin masuk surga, beliau juga menjadi enam orang anggota syura, dan salah seorang khalifah al-mahdiyin, yang diperintahkan untuk mengikuti sunahnya.
Utsman adalah seorang yang rupawan, lembut, mempunyai janggut yang lebat, berperawakan sedang, mempunyai tulang persendirian yang besar, berbahu bidang, rambutnya lebat, dan bentuk mulutnya bagus.
Az-Zuhri mengatakan, “Beliau berwajah rupawan, bentuk mulut bagus, berbahu bidang, berdahi lebar, dan mempunyai telapak kaki yang lebar.”
Amirul mukminin Utsman bin Affan terkenal dengan akhlaknya yang mulia, sangat pemalu, dermawan, dan terhormat. Terlalu panjang untuk mengisahkan kedermawanan beliau pada kesempatan yang sempit ini. Untuk kehidupan akhirat, menolong orang lain, dan berderma seolah-olah hartanya seringan buah-buah kapuk yang terpecah lalu kapuknya terhembus angin yang kencang.
Penduduk Surga Yang Hidup di Bumi
Dari Abu Musa al-Asy’ari bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammasuk ke sebuah kebun dan memerintahkanku untuk menjaga pintu kebun tersebut. Kemudian datang seorang lelaki untuk masuk, beliau bersabda, “Izinkan dia masuk, kemudian beritakan kepadanya bahwa ia masuk surga.” Ternyata laki-laki tersebut adalah Abu Bakar. Setelah itu datang laki-laki lain meminta diizinkan masuk, beliau bersabda, “Izinkan dia masuk, kemudian beritakan kepadanya bahwa ia masuk surga.” Ternyata lelaki itu adalah Umar bin al-Khattab. Lalu datang lagi seorang lelaki meminta diizinkan masuk, beliau terdiam sejenak lalu bersabda, “Izinkan ia masuk, kemudian beritakan kepadanya bahwa ia masuk surga disertai dengan cobaan yang menimpanya.” Ternyata lelaki tersebut adalah Utsman bin Affan.

Kedudukan Utsman Dibanding Umat Islam Lainnya
Muadz bin Jabal radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya aku melihat bahwa aku di letakkan di sebuah daun timbangan dan umatku diletakkan di sisi daun timbangan lainnya, ternyata aku lebih berat dari mereka. Kemudian diletakkan Abu Bakar di satu daun timbangan dan umatku diletakkan di sisi yang lainnya, ternyata Abu Bakar lebih berat dari umatku. Setelah itu diletakkan Umar di sebuah daun timbangan dan umatku diletakkan di sisi yang lainnya, ternyata dia lebih berat dari mereka. Lalu diletakkan Utsman di sebuah daun timbangan dan umatku diletakkan di sisi lainnya, ternyata dia lebih berat dari mereka.” (al-Ma’rifatu wa at-Tarikh, 3: 357).
Hadis yang serupa juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari jalur Umar bin al-Khattab.
Hadis ini menunjukkan kedudukan Abu Bakar, Umar, dan Utsman dibandingkan seluruh umat Nabi Muhammad yang lain. Seandainya orang-orang terbaik dari umat ini dikumpulkan, lalu ditimbang dengan salah seorang dari tiga orang sahabat Nabi ini, niscaya timbangan mereka lebih berat dibanding seluruh orang-orang terbaik tersebut.
Kabar Tentang Kekhalifahan dan Orang-orang Yang Akan Memberontaknya
Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata, Rasulullah pernah mengutus seseorang untuk memanggil Utsman. Ketika Utsman sudah datang, Rasulullah menyambut kedatangannya. Setelah kami melihat Rasulullah menyambutnya, maka salah seorang dari kami menyambut kedatangan yang lain. Dan ucapan terakhir yang disampaikan Rasulullah sambil menepuk pundak Utsman adalah
“Wahai Utsman, mudah-mudahan Allah akan memakaikanmu sebuah pakaian (mengamanahimu jabatan khalifah), dan jika orang-orang munafik ingin melepaskan pakaian tersebut, jangalah engkau lepaskan sampai engkau bertemu denganku (meninggal).” Beliau mengulangi ucapan ini tiga kali. (HR. Ahmad).
Diangkatnya Utsman Sebagai Khalifah Ketiga
Setelah wafatnya Umar bin Khattab sebagai khalifah kedua, diadakanlah musyawarah untuk memilih khalifah selanjutnya. Ada enam orang kandidat khalifah yang diusulkan yaitu Ali bin Abi Thalib, Utsman bin Affan, Abdul Rahman bin Auf, Sa’ad bin Abi Waqas, Zubair bin Awwam dan Thalhah bin Ubaidillah. Selanjutnya Abdul Rahman bin Auff, Sa’ad bin Abi Waqas, Zubair bin Awwam, dan Thalhah bin Ubaidillah mengundurkan diri hingga hanya Utsman dan Ali yang tertinggal. Suara masyarakat pada saat itu cenderung memilih Utsman menjadi khalifah ketiga. Maka diangkatlah Utsman yang berumur 70 tahun menjadi khalifah ketiga dan yang tertua, serta yang pertama dipilih dari beberapa calon. Peristiwa ini terjadi pada bulan Muharram 24 H. Utsman menjadi khalifah di saat pemerintah Islam telah betul-betul mapan dan terstruktur.
ia adalah khalifah kali pertama yang melakukan perluasan masjid al-Haram (Mekkah) dan masjid Nabawi (Madinah) karena semakin ramai umat Islam yang menjalankan rukun Islam kelima (haji). ia mencetuskan ide polisi keamanan bagi rakyatnya; membuat bangunan khusus untuk mahkamah dan mengadili perkara yang sebelumnya dilakukan di masjid; membangun pertanian, menaklukan Syiria, Afrika Utara, Persia, Khurasan, Palestina, Siprus, Rodhes, dan juga membentuk angkatan laut yang kuat. Jasanya yang paling besar adalah saat mengeluarkan kebijakan untuk mengumpulkan Al-Quran dalam satu mushaf.
Selama masa jabatannya, Utsman banyak mengganti gubernur wilayah yang tidak cocok atau kurang cakap dan menggantikaannya dengan orang-orang yang lebih kredibel. Namun hal ini banyak membuat sakit hati pejabat yang diturunkan sehingga mereka bersekongkol untuk membunuh khalifah.
Kematiaan Utsman bin Affan
Khalifah Utsman kemudian dikepung oleh pemberontak selama 40 hari dimulai dari bulan Ramadhan hingga Dzulhijah. Beliau diberi 2 ulimatum oleh pemberontak (Ghafiki dan Sudan), yaitu mengundurkan diri atau dibunuh. Meski Utsman mempunyai kekuatan untuk menyingkirkan pemberontak, namun ia berprinsip untuk tidak menumpahkan darah umat Islam. Utsman akhirnya wafat sebagai syahid pada bulan Dzulhijah 35 H ketika para pemberontak berhasil memasuki rumahnya dan membunuh Utsman saat sedang membaca Al-Quran. Persis seperti apa yang disampaikan Rasullullah S.A.W perihal kematian Utsman yang syahid nantinya, peristiwa pembunuhan usman berawal dari pengepungan rumah Utsman oleh para pemberontak selama 40 hari. Utsman wafat pada hari Jumat 18 Dzulhijjah 35 H.[3] Ia dimakamkan di kuburan Baqi di Madinah.
Nasab dan kelahirannya:
Beliau adalah Umar bin khattabbin Nufail bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurdh bin Razah bin Adi bin Ka’ab bin Lu’ai bin Ghalibbin Al-Qursy Al-Adawi.Panggilannya Abu Hafsah.julukan beliau adalah Al-Faruq.Adapun ibunya bernama Hantamah binti Hasyim bin Al-Mughirah bin Abdullah bin Umar bin Makzhum
Umar bin khattab masuk islam:
Umar bin khattab memeluk agama islam di usia 26 tahun,tepat pada tahun ke 6 dari kenabian. Rasulullah SAW bersabda yg artinya:”Sungguh Allah telah meletakkan kebenaran pada lidah dan hati Umar”.Ali bin Abi thalib juga menuturkan”Orang yg paling baik di kalangan umat ini setelah nabi adalah Abu bakar selanjutnya Umar”.
Konstribusi Umar bin khattabuntuk islam:
Umar bin khattab banyak memberikan sumbangsih da n konstribusi untuk islam & umatnya,diantaranya:
1.Dia adalah orang pertama yg berhijrah
2.Khalifah pertama yg di beri gelar Amirul mukminin
3.Dia membuat kalender islam
4.Dia mengumpulkan kaum muslimin untuk melaksanakan qiyamul lail di bulan suci ramadhan
5.Dia memberi isyarat ‘lampu hijau’ proyek pengumpulan Al-Qur’an
6.Dia memberikan hadiah,pnghargaan untuk para hafiz(penghafal) Al-Qur”an
7.Dia memberikan tanda pengenal khusus untuk Ahlu dzimah
8.Dia menetapkan wajib militer
9.Dia membuat surat keputusan secara tertulis
10.Dia menggontrol sendiri kondisi rakyatnya di malam hari.
Dan masih banyak lagi.
Sikap dan kepribadian Umar bin khattab:
Sopan santun.
Diriwayatkan dari Ibnu Al-Jauzi, dia berkata, “Pada suatu malam umar bin khattab, sedang mengotrol keadaan penduduk kota madinah.tiba-tiba dia melihat ada kobaran api dalam tenda,Umar bin khattab berteriak memanggil mereka dengan mengatakan.”Hai,penghuni cahaya.” Dia tidak mau memanggil mereka dengan sebutan “Hai,penghuni api”,Karena Dia ingin memanggil dengan sebutan yg baik dan menyenangkan. Sungguh dalam dirinya terdapat akhlakul karimah.
Tepat janji.
Barid bin Jarir meriwayatkan dari ayahandanya,dari Umar ra. Dia berkata. “Ketika itu orang-orang sibuk memperebutkantanah Irak dan memerangi orang asing.Jalanlah bersama rakyatmu.Apa yg engkau dapatkan,maka hakmu adalah seperempat.” Setelah harta rampasan perang jalaula’ dikumpulkan, Jarir meminta haknya seperempat dari harta tersebut.Kemudian Sa’ad melaporkan hal ini kepada Umar bin khattab, setelah surat tersebut sampai dan umar mengetahui kabar itu,Umar bin khattab membalasnya dan melayangkan surat yang berbunyi,”Pendapat Jarir  memang benar,saya sendiri yang mengatakan itu kepadanya,kalau memang dia dan pasukannya berangkat berperang,maka berikanlah hak mereka. Kalau mereka berangkat berperang karna AllahSWT, AgamaNya,dan kekasihNya, maka dia adalah tergolong dalam pejuang kaum muslimin. Mereka mendapatkan hak yang diperoleh kaum muslimin yang melaksanakan kewajiban seperti mereka.” Setelah surat keputusan sampai ke tanga Sa’ad,Dia langsung menyampaikannya kepada Jarir.lalu Jarir berkata,”Memang benar apa yang di sampaikan Amirul mukminin itu.Dan saya sendiri memang tidak terlalu memerlukannya,karena saya seorang pejuang kaum muslimin.”
Rendah hati.
Amirul mukminin Umar bin khattab ra bertemu dengan seorang anak kecil di tengah jalan jantung kota Madinah. Umar ra berkata kepada anak itu,”Nak,berdo’alah kepada AllahYang Maha Pengasih supaya Dia mengasihi kita.” Para sahabat berkata,”Wahai Amirul mukminin,bagaimana bisa anda meminta seorang anak kecil untuk mendoakan,sementara anda sendiri adalah termasuk dari sepuluh orang yang dijamin masuk surga,” Uma ra menjawab,”Ya,benar saya memang miminta di doakannya,karena anak itu masih kecil belum baligh,belum memiliki dosa yang mengotori kesuciannya Doa anak itu Insya Allah mustajab. Sedangkan kita sudah terlalu banyak dosa dan berlumur noda hitam
Keperdulian terhadap umat.
Ø  Ketika kaum muslimin sedang dilanda kelaparan, Umar bin khattab ra naik mimbar dengan perut keroncongan.Sambil menahan lapar yang tidak kepalang.Umar bin khattab berpidato di hadapan orang-orang.Dia mengatakan kepada perutnya,”Hai perut, walau engkau terus meronta-ronta,keroncongan,saya tetap tidak akan menyumpalmu dengan daging dan mentega sampai umat Muhammad merasa kenyang.”
Ø  Abdurrahman bin Abu bakar meriwayatkan dari ayahnya,dia berkata,”Umar bin khattab datang.Dia membawa sepotong roti dan minyak.Untuk menghilangkan rasa laparnya,roti dan minyak itu di santap begitu saja sambil berkata,”Hai perut! Demi Allah,engkau akan terusku latih menikmati roti dengan mentega ini saja,selama mentega di jual di pasar.”
Adil.
Malik meriwayatkan dari Said bin Musib, dia berkata,”Terjadilah cekcok antara seorang muslim dengan yahudi,kemudian mereka mengangkat masalah itu kepada Umar bin khattab ra.Umar bin khattab ra menilai yang benar adalah orang yahudi tersebut dan memutuskan perkara selesai,” si yahudi berkata,”Demi Allah sungguh tepat apa yang kau putuskan ini” kemudian Umar bin khattab  ra memukulnya dengan dirah (cambuk yang ada ditangannya) dan berkata,”Apa yang engkau tahu ?” yahudi itu menjawab,”Demi Allah,sesunggunya dalam kitab Taurat disebutkan,”Seorang hakim yang memutuskan suatu perkara,di sebelah kanannya ada malaikat,dan di sebelah kirinya ada malaikat yang menampinginya.Kedua malaikat itu mendukung sang hakim untuk mengeluarkan putusan yang benar,dan selama itu benar,mereka bersamanya,tetapi kalau seorang hakim meninggalkan yang benar maka kedua malaikat itupun meninggalkannya.
10 Petuah Umar bin Khattab ra:
1.Umar melayangkan surat kepada Abu Musa Al-Asyari,” Barang siapa yang niatnya tulus dan ikhlas niscaya Allah memberinya kecukupan antara dia dan orang lain
2.Umar ra berkata,”Bertemu dan mengunjungi saudara dapat menghilangkan perasaan duka dan sedih.maka jika Allah memberimu karunia mendapatkan cinta dan kasih saang seseorang,maka indahkanlah”
3.”Jauhilah rasa kenyang,karena itu akan memberatkan hidupmu dan menyusahkan kematianmu”
4.”Dulunya kami adalah orang-orang yang hina,kemudian Allah SWT menganghkat derajat kami dengan islam.Seandainya kami mengiinginkan kemuliaan dari selain islam.Sungguh Allah SWt akan mencela dan menghina kami”
5.Laki-laki sejati adalah yang bukan kuat gertakan dan hentakan ancamanya. Tetapi yang bisa menjalankan amanah dengan baik dan menjaga kehormatan orang lain.
6.Jika ada hewan kendaraan di irak,maka Allah SWT menanyakan tentang itu kepadaku.”Mengapa kendaraan itu tidak bisa berjalan wahai Umar?”
7.”Perbanyaklah anggota keluarga ,Sungguh kalian tidak mengetahui melalui tangan siapa rezeki itu datang
8.Perbanyaklah duduk bersma orang-orang yang bertaubat.Sungguh mereka adalah orang-orang yang berhati lembut
9.Jangan pernah membiarkan istri sendiri,walau anda mengajarinya menghafal Al-Qur’an
10.Ada tiga jenis orang ketika menghadapi maslah:
Ø  Pertama. Menyelesaikan masalah dengan idenya yang justru semakin merusak
Ø  Kedua. Menyelesaikan masalah dengan berkonsultasi  dan memusyawarahkan dengan yang lebih ahli
Ø  Ketiga. Bingung dan tidak tahu menyelesaikan masalah tetapi tidak mau mencari solusi dan tidak mau mendengar  saran dan solusi orang lain

Perisriwa terbunuhnya Umar  bin khattab
Sebelum matahari terbit hari Rabu itu tanggal empat Zulhijah tahun ke-23 Hijri Umar keluar dari rumahnya hendak mengimami salat subuh. Ia menunjuk beberapa orang di Masjid agar mengatur saf sebelum salat. Kalau barisan mereka sudah rata dan teratur, ia datang dan melihat saf pertama. Kalau ada orang yang berdiri lebih maju atau mundur, diaturnya dengan tongkatnya. Kalau semua sudah teratur di tempat masing-masing, mulai ia bertakbir untuk salat. Saat itu dan hari itu tanda-tanda fajar sudah mulai tampak. Baru saja ia mulai niat salat hendak bertakbir tiba-tiba muncul seorang laki-laki di depannya berhadap-hadapan dan menikamnya dengan khanjar tiga atau enam kali, yang sekali mengenai bawah pusar. Umar merasakan panasnya senjata itu dalam dirinya, ia menoleh kepada jemaah yang lain dan membentangkan tangannya seraya berkata: ”Kejarlah anjing itu; dia telah membunuhku!” Dan anjing itu Abu Lu’lu’ah Fairuz, budak al-Mugirah. Dia orang Persia yang tertawan di Nahawand, yang kemudian menjadi milik al-Mugirah bin Syu’bah. Kedatangannya ke Masjid itu sengaja hendak membunuh Umar di pagi buta itu. Ia bersembunyi di bawah pakaiannya dengan menggenggam bagian tengahnya khanjar bermata dua yang tajam. Ia bersembunyi di salah satu sudut Masjid. Begitu salat dimulai ia langsung bertindak. Sesudah itu ia menyeruak lari hendak menyelamatkan diri. Orang gempar dan kacau, gelisah mendengar itu. Orang banyak datang hendak menangkap dan menghajar anjing itu. Tetapi Fairuz tidak memberi kesempatan menangkapnya. Malah ia menikam ke kanan kiri hingga ada dua belas orang yang kena tikam, enam orang meninggal kata satu sumber dan menurut sumber yang lain sembilan orang. Dalam pada itu datang seorang dari belakang dan menyelubungkan bajunya kepada orang itu sambil menghempaskannya ke lantai. Yakin dirinya pasti akan dibunuh, Fairuz bunuh diri dengan khanjar yang digunakan menikam Amirulmukminin.

Tikaman yang mengenai bawah pusarnya itu telah memutuskan lapisan kulit bagian dalam dan usus lambung yang dapat mematikan. Konon Umar tak dapat berdiri karena rasa perihnya tikaman itu, dan terhempas jatuh. Abdur-Rahman bin Auf segera maju menggantikannya mengimami salat. Ia meneruskan salat itu dengan membaca dua surah terpendek dalam Quran: al-Asr dan al-Kausar. Ada juga dikatakan bahwa orang jadi kacau-balau setelah Umar tertikam dan beberapa orang lagi di sekitarnya. Mereka makin gelisah setelah melihat Umar diusung ke rumahnya di dekat Masjid. Orang ramai tetap kacau dan hiruk-pikuk sehingga ada yang berseru: Salat! Matahari sudah terbit! Mereka mendorong Abdur-Rahman bin Auf dan dia maju salat dengan dua surah terpendek tersebut.

Sumber kedua ini sudah tentu lebih dapat diterima. Dalam suasana kacau begitu barisan orang untuk salat kembali sudah tidak akan teratur lagi, sementara Amirulmukminin tergeletak bercucuran darah di depan mereka, dan darah orang-orang yang juga terkena tikam bergelimang di sekitar mereka, dan si pembunuh juga sedang sekarat di tengah-tengah mereka! Andaikata – dengan penderitaan akibat beberapa kali tikaman itu – kita dapat membayangkan Umar sedang berpikir untuk meminta Abdur-Rahman bin Auf menggantikannya salat – suatu hal yang jauh dapat dibayangkan akal – tidaklah kita dapat membayangkan saat itu orang dapat mengatur barisan sementara mereka dalam suasana kegamangan dan ketakutan. Tentunya ketika itu Umar sudah diusung ke rumahnya di dekat Masjid dalam keadaan sadar atau pingsan karena dahsyatnya tikaman itu dan orang-orang mengelilinginya ketika dibawa masuk kepada keluarganya. Orang-orang yang terkena tikam dan dibawa keluar dari Masjid atau dipindahkan ke sekitarnya itu, sudah diberi pertolongan. Mayat Fairuz juga dikeluarkan dan dibawa ke Butaiha. Setelah itu orang kembali ke Masjid dan membicarakan kejadian itu sampai kemudian ada orang yang mengingatkan mereka akan waktu salat. Ketika itulah mereka meminta Abdur-Rahman bin Auf untuk mengimami salat.

Umar menanyakan siapa yang membunuhnya?

Umar sedang membujur di tempat tidur menunggu Ibn Abbas kembali membawa jawaban atas pertanyaannya itu, sambil menunggu kedatangan seorang tabib yang diminta oleh keluarganya. Setelah Ibn Abbas kembali dan menyampaikan apa yang dikatakan orang banyak itu, dan disebutnya juga bahwa yang menikamnya Abu Lu’lu’ah dan yang juga menikam beberapa orang kemudian menikam dirinya, Umar berkata: “Alhamdulillah bahwa saya tidak dibunuh oleh Muslim. Tidak mungkin orang Arab akan membunuh saya!”

Setelah datang seorang tabib dari Arab pedalaman ia menuangkan minuman anggur kepada Umar. Minuman anggur itu sama dengan darah waktu keluar dari bekas luka yang dibawah pusar. Abdullah bin Umar memanggil seorang tabib dari Ansar dan yang lain dari Banu Mu’awiyah. Ia menuangkan susu kepada Umar, dan yang keluar dari bekas lukanya itu susu juga, putih, warnanya tak berubah. Lalu katanya: Amirulmukminin, berwasiatlah! Maksudnya sudah dapat dipastikan Umar akan meninggal. Kata Umar: Anda meyakinkan saya, orang Banu Mu’awiyah. Kalau bukan itu yang Anda katakan, niscaya saya katakan Anda berdusta. Mendengar kata-kata tabib itu mereka yang hadir menangis, karena sudah merasa cemas. Tetapi Umar berkata: “Jangan menangisi kami. Barang siapa mau menangis keluarlah. Tidakkah kalian mendengar kata Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam: Mayat itu akan mendapat azab karena ditangisi keluarganya!

Dalam keadaan sakit parah tersebut, Umar bin Khattab masih memikirkan nasib Muslimin sesudah ia tiada nanti. Selain itu ia juga menunjuk beberapa sahabat (majelis syura) yang akan menggantikan kedudukannya sebagai Amirulmukminin, yang kemudian dilakukan musyawarah dan ditunjuklah Usman bin Affan. Sebelum wafat, Umar menyelesaikan hutang-hutangnya lalu ia mengadakan perhitungan dengan hati nuraninya sendiri mengenai segala sesuatu yang sudah dikerjakannya, karena ia sangat takut akan perhitungan dengan Tuhannya. Umar juga berkeinginan bisa dimakamkan di sebelah Rasulullah dan Abu Bakr As-Siddiq, dan keinginan ini disetujui oleh Aisyah Ummulmukminin.
Assalamu'alaikum wr. wb.

Pada hari Kamis (11-09-2014), Mahasiswa didik beserta Staff Pengajar dan Tim Manajemen Universitas Umar Usman berkunjung ke salah satu pabrik usaha kuliner 'ICHI GROUP' milik Bapak Kuwat Subagja di daerah Bandung, Jawa Barat. 
Selain berkunjung untuk melihat langsung aktifitas di salah satu pabrik kuliner terkenal di Jawa Barat itu, Mahasiswa Didik Universitas Umar Usman juga mendapatkan beberapa Matrikulasi penting dalam hal menjalankan bidang kewirausahaan. 
Beberapa Poin Penting diantaranya adalah:

7 Pola Sukses

  1. Impian Besar, Visi Besar. Kita harus memiliki mimpi yang besar, namun tetap logis sesuai dengan kapasitas kita. 
  2. Jadilah Pembelajar yang Baik. Carilah ilmu ke manapun, dalam kesempatan apapun, dan kepada siapapun. 
  3. Kerja Keras. Kerja Cerdas. Kerja Tuntas
  4. Fighting Spirit. Belajarlah dengan memperhatikan dan memahami orang-orang disekeliling kita. Siapapun itu, tidak menutup kemungkinan seorang anak kecil sekalipun.
  5. Spirit Religius. Tetap jalani proses sesuai dengan aturan dan norma - norma keagaman Islam yang berlaku.
  6. Banyak Berbagi, Banyak Sedekah
  7. Banyak Pelatih/ Mentor. Perbanyak mencari pelatih atau pembimbing, untuk melihat potensi dan kemampuan didalam diri kita. 
Dobrak 'Mental Block' mu

  1. Berani Mencoba - Action!!
  2. Jangan berfikir kendala, karena bisa menghambat proses
  3. Berfikirlah Positif
  4. Fighting Spirit (#A, poin 4)
  5. Targetnya adalah HASIL
  6. Fokus
  7. Anda adalah Penentu Sukses.
Menjadi Seorang Owner Bisnis 

  1. Membuka / Menciptakan Brand Sendiri
  2. Bekerjasamalah dengan Profesional
  3. Bangun Sistem - Lalu Kembangkan
  4. Bermitra dengan Pihak Lain (yang sudah terlebih dahulu menjalankan sistem) 
  5. Menyesuaikan Keadaan/ Program dengan mengikuti Perkembangan yang terjadi disekitar kita.
Itulah beberapa poin penting Matrikulasi yang disampaikan oleh Bapak Kuwat Subagja Owner 'ICHI GROUP' kepada Mahasiswa Didik Universitas Umar Usman yang berjalan di bidang kewirausahaan.

Semoga beberapa materi yang disampaikan ini bermanfaat untuk kita semua, dan bisa di terapkan dalam hal menjalankan bisnis agar lebih maju dan berkembang kedepannya.

Terimakasih.
Wassalamu'alaikum wr. wb. 
:)



Jadwal kali ini adalah mengikuti seminar yang diisi oleh bapak adam nova. Adam nova adalah seorang business coaching. beliau telah menulis beberapa buku termasuk buku best seller "5 rukun keberlimpahan".Adam nova adalah seorang Trader dan Investor Reksadana, Neuro Business Coach, Motivator, Hypnotherapist, Owner Omar Group  dan Penulis Buku Best Seller 5 Rukun Keberlimpahan.

Setelah menyelesaikan kuliah  di Universitas Padjadjaran Bandung dengan IPK 3,69 (Cum Laude), Adam meniti karir dibidang professional diawali pada tahun 1997 di Newmont Nusa Tenggara perusahaan tambang emas di Nusa Tenggara Barat, Trainer di PT. Mulya Mandiri Sontosa, Dealing di Millenium Penata Future, HRD di Medco Oil Energy, HRDGA Head PT. Adira Dinamika Multi Finance dan HR Analyst di JOB Pertamina – Medco.

Karirnya dibidang pendidikan diawali pada tahun 2005 ketika ia mulai memberikan konseling, terapi dan pelatihan di bidang Pengembangan Diri, komunikasi, Achivment Motivation Training, Human Resource Management, Leadership, Introduction Busines, Simulasi Bisnis, Teknik Dasar Menangani Manusia, Applicant Letter Skill, Interviewing Skill,  Psikotes Skill, Spiritual Emotional Freedom Technique, The Secret of Hipnosis,  Hypno Teaching, Hypno Learning, Hypno Selling, Hypno Parenting, Becoming Hypnotherapist, Rahasia Membuat Ketagihan Belajar dengan Hipnosis, Rekayasa Lintasan Prasangka, Business Coaching, Leveraging Asset dan Coaching REKSADANA. Di seminar kali ini, bapak adam nova menjelaskan beberapa kunci menjadi pengusaha sukses diantara menjadi pribadi yang kreatif dalam mengembangkan usaha.


            Tak hanya itu, beliau juga mengajarkan tentang bagaimana kita untuk memanejemen keuangan kita melalui penghitungan cepat dan akurat, diantaranya BEP, PBP, ROI dan ini merupakan rumus wajib pengusaha.

Menghitung PBP, BEP, dan ROI

Analisis kelayakan finansial adalah landasan untuk menentukan sumber daya finansial yang diperlukan untuk tingkat kegiatan tertentu dan laba yang bisa diharapkan. Selain itu, analisis finansial juga dibutuhkan untuk memperkirakan kapan dana yang diinvestasikan pada usaha baru bisa kembali.

Ada tiga langkah dasar untuk pemilihan alternatif dalam analisis kelayakan finansial, yaitu : 
  1. Penentuan kebutuhan finansial total dengan dana yang diperlukan untuk operasional. Kebutuhan finansial hendaknya diproyeksikan tiap bulan atau bahkan mingguan sekurang-kurangnya untuk operasi tahun pertama dari usaha baru. Selanjutnya akan lebih baik jika dilakukan proyeksi kebutuhan keuangan untuk tiga sampai lima tahun.
  2. Penentuan sumber daya finansial dengan memperhitungkan beban biaya untuk mendapatkan dana tersebut (biaya modal). Dalam menentukan sumber daya finansial potensial yang tersedia harus dibedakan sumber finansial jangka pendek, menengah, dan jangkapanjang. Untuk menentukan jangka waktu pengembalian dana, bisa digunakan Break Even Point  (BEP). 

Rumus/Cara Menghitung BEP:

a. BEP = (Biaya Tetap) / (Harga per unit Biaya Variable per Unit).
b. BEP = (Biaya Tetap) / (Kontribusi Margin per unit /Harga per Unit). 

Keterangan :
  • BEP Unit / Rupiah =  BEP dalam unit (Q) dan BEP dalam Rupiah (P). 
  • Biaya Tetap = biaya yang jumlahnya tetap walaupun usaha anda tidak sedang berproduksi.
  • Biaya Variable = biaya yang jumlahnya meningkat sejalan peningkatan jumlah produksi seperti bahan baku, bahan baku pembantu, listrik, bahan bakar, dan lain-lain.
  • Harga per unit = harga jual barang atau jasa perunit yang dihasilkan.
  • Biaya Variable per unit = total biaya variable perunit (TVC/Q). Margin Kontribusi per unit = harga jual per unit -biaya variable per unit (selisih)

Contoh BEP

Ada sebuah usaha nasi goreng dengan rincian sebagai
berikut:
Harga Jual = 15.000
Harga Produksi = 5.000
Investasi Dana = 50 Juta
Sewa Tempat = 10 Juta/ Tahun
Gaji Pegawai = 1,5 Juta/Bulan
Biaya lain-lain = 500 ribu/Bulan
Target minimal penjualan sebanyak 30 Piring setiap harinya,
maka
Berapa BEP Nya ?
· BEP
Jumlah Pengeluaran per Hari :
Sewa Tempat = 10 Juta / 366 Hari = 28 Ribu
Gaji Pegawai = 1,5 Juta / 30 Hari = 50 Ribu
Biaya Lain-Lain = 500 Ribu / 30 Hari = 17 Ribu
Total investasi = 50 Juta / 365 Hari = 137 Ribu
Total Pengeluaran = 232.000/Hari

Maka untuk BEP nya :
Laba per piring = Harga Jual - Harga Produksi =
15.000-5.000 = 10.000
Dengan Laba sejumlah tersebut, BEP = 232 ribu : 10 ribu =23
Piring
Jadi, jumlah produk (nasi goreng) yang harus terjual setiap
harinya untuk memenuhi penutupan modal adalah sebanyak
23 Piring Nasi Goreng

Selain BEP, dalam mengelola suatu usaha tentunya kita harus cermat dan jeli dalam melihat peluang usaha mana yang lebih menjanjikan dan menguntungkan atas uang yang akan kita tanamkan. Juga kita harus bisa menghitung apakah suatu usaha yang kita jalankan tersebut akan memberikan keuntungan seperti yang kita harapkan. Untuk itu perlu bagi kita untuk mengetahui tingkat keuntungan atas investasi yang telah kita lakukan dalam suatu usaha. Hal ini berlaku bagi investor sebelum melakukan investasi atas dana yang mereka miliki, perlu untuk mempertimbangkan tingkat ROI yang ditawarkan  oleh rekan bisnis kita. 

Apa itu ROI? ROI (singkatan bahasa Inggris : return on investment) atau ROR (singkatan bahasa Inggris: rate of return) dalam bahasa Indonesia disebut laba atas investasi adalah rasio uang yang diperoleh atau hilang pada suatu investasi, relatif terhadap jumlah uang yang diinvestasikan. Jumlah uang yang diperoleh atau hilang tersebut dapat disebut bunga atau laba/rugi. Investasi uang dapat dirujuk sebagai aset, modal, pokok, basis biaya investasi. ROI biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase dan bukan dalam nilai desimal. ROI tidak memberikan indikasi berapa lamanya suatu investasi. Namun demikian, ROI sering dinyatakan dalam satuan tahunan atau disetahunkan dan sering juga dinyatakan untuk suatu tahun kalendar atau fiskal (wikipedia). ROI juga dikenal sebagai tingkat laba (rate of profit) atau hasil suatu investasi pada saat ini, masa lampau atau prediksi di masa mendatang. Atau bahasa sederhananya ROI merupakan pengembalian keuntungan atas investasi. 

Cara Menghitung ROI
ROI bisa juga diartikan sebagai rasio laba bersih terhadap biaya. Rumus menghitung ROI adalah sebagai berikut:ROI =( ( Total Penjualan Investasi ) :  Investasi) x 100%.  Misalnya, jika investasi sebesar Rp 10.000.000 menghasilkan penjualan sebesar Rp 15.000.000, berarti diperoleh laba sebesar Rp 5.000.000. Maka secara sederhana perhitungan ROI dalam presentase adalah = ((Rp 15.000.000 Rp 10.000.000) : Rp 10.000.000) x 100% adalah sebesar 50%. Maka dapat disimpulkan tingkat ROI nya adalah sebesar 50% 

Seringkali kita hanya berfokus pada margin keuntungan atas produk atau jasa, akan tetapi kita seharusnya juga menghitung ROI secara akurat untuk mendapatkan kepastian dan keyakinan bahwa usaha yang dijalankan mampu terus berkembang. Dalam menjalankan bisnis, seorang wiraushawan harus memperhatikan jumlah dana yang harus diinvestasikan dalam mencapai target penjualan, jumlah margin keuntungan yang diperoleh dan bagian dari margin keuntungan tersebut yang akan digunakan untuk mengembangkan bisnis. Apabila investasi yang dilakukan hanya menghasilkan margin keuntungan yang sedikit, maka usaha tersebut akan mengalami kesulitan untuk berkembang di masa yang akan datang dan bahkan dalam jangka panjang akan mengalami kegagalan. 

Sebagai contoh adalah investasi A sebesar Rp 1000 menghasilkan untung Rp 100 (ROI = 10%) dibandingkan dengan investasi B Rp 100 menghasilkan untung Rp 50 (ROI = 50%). Investasi B memberikan jumlah/nominal lebih kecil namun rasio ROI nya jauh lebih besar daripada investasi A. Bisa kita katakan dalam hal ini investasi B lebih baik dibandingkan dengan investasi A.Selain itu, lebih baik jika suatu usaha mempunyai ROI di atas tingkat bunga deposito. Karena usaha selalu mengandung resiko sehingga kita harus memperoleh keuntungan lebih besar daripada jika modal yang kita miliki kita tanamkan dalam bentuk deposito yang dianggap sebagai investasi bebas resiko. 

Penilaian Kemampuan Organisasional Setiap bisnis usaha membutuhkan orang-orang dengan berbagai jenis keterampilan dan bakat untuk bekerja sama mencapai tujuan organisional. Hal yang perlu diperhatikan adalah jenis keterampilan, jenis organisasi dan keterampilan yang dibutuhkan dalam penerapan usaha  baru yang efektif serta keterampilan dan bakat yang dibutuhkan jika usaha baru tersebut mulai berhasil dan tumbuh. Langkah awal dalam penentuan kebutuhan personalia adalah analisis kebutuhan tenaga kerja dan berbagai aktivitas yang perlu dilakukan. Kemudian dilakukan  pengelompokkan aktivitas tersebut ke dalam seperangkat tugas yang bisa ditangani individu secara efektif.

Contoh ROI berikut:
Harga Jual = 15.000
Harga Produksi = 5.000
Investasi Dana = 50 Juta
Sewa Tempat = 10 Juta/ Tahun
Gaji Pegawai = 1,5 Juta/Bulan
Biaya lain-lain = 500 ribu/Bulan
Target minimal penjualan sebanyak 30 Piring setiap harinya,
maka
Berapa ROI nya?
 ROI = (9 Juta / 50 Juta) x 100% = 18%
Wih, mantep kan ROI nya J untuk contoh studi kasus diatas
Note: Semakin besar ROI maka semakin besar peluang untuk
menarik perhatian investor
  
PBP (pay back period atau lama pengembalian modal) adalah menghitung seberapa cepat waktu yang dibutuhkan proyek untuk mengembalikan investasi dan modal kerja yang ditanam. Kelayakan proyek dari adanya PBP ini adalah jika nilai PBP lebih pendek dari waktu yang disyaratkan. Sedangkan kalau PBP lebih lama dari yang disyaratkan proyek tidak layak. Metode PBP merupakan alat ukur yang sangat sederhana, mudah dimengerti dan berfungsi sebagai tahapan paling awal bagi penilaian
suatu investasi. Model ini umum digunakan untuk pemilihan alter-natif-alternatif usaha yang mempunyai resiko tinggi, karena modal yang telah ditanamkan harus segera dapat diterima kembali secepat mungkin. Kelemahan utama dari metode PBP ini adalah: Tidak dapat menganalisa penghasilan usaha, setelah modal kembali, dan Tidak mempertimbangkan nilai waktu uang

Contoh PBP
contoh soal perhitungan Payback Period yang benar:
Ketika ada usulan proyek investasi dengan dana Rp. 500 juta (initial investment) dan ditargetkan penerimaan dana investasi (cash flow) berbeda setiap tahun. Katakanlah tahun ke-1 cash flownya Rp. 250 juta, tahun ke-2 Rp. 200 juta, tahun ke-3 Rp. 150 juta, tahun ke-4 Rp. 100 juta. Syarat periode pengembalian investasi 4 tahun, berapakah payback periodnya?
Payback Periodnya = 1 + (500jt-250jt) / (450jt-250jt) = 2,33 juta
atau bisa juga dihitung dengan cara:
Dari tabel tersebut, investasi Rp. 600 juta terletak di cumulative cash flow ke-3.
Payback periodnya = 2 + Rp. 500 juta Rp. 450 juta / Rp.600 juta Rp. 450 juta x 1 tahun = 2,33 tahun atau 2 tahun 4 bulan
Payback periodnya kurang dari syarat periode pengembalian
perusahaan sehingga usulan proyek investasinya diterima.

Sekian materi dari Mr Adam Nova Semoga Bermanfaat :)

TEAM Umar 1

Welcome to My Blog

Gallery

Gallery
Dokumentasi Martikulasi
Team 'Umar Sa1u'. Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Total Pageviews

- Copyright © Team 'Umar Sa1u' -Kampus Bisnis Umar Usman- Powered by Blogger - Designed by Faris Aqomaddin -